Bisnis Properti Harus Dipahami Dari Awal Memulai

Saya sangat setuju bila suatu pekerjaan haruslah benar-benar diketahui sebelum di laksanakan. Begitujuga dengan Bisnis Properti Harus Dipahami Dari Awal Memulainya.

Bisnis Properti Harus Dipahami Dari Awal Memulai
Bisnis Properti Harus Dipahami Dari Awal Memulai

Pengertian Dasar

Bisnis properti adalah merupakan bisnis yang berhubungan dengan banyak pihak juga. Bisnis Properti erat sekali hubungannya dengan pihak-pihak seperti pemilik tanah, pemerintahan setempat, investor, kontraktor, marketing, konsumen, dan lain sebagainya. Maka dari itu Anda harus mempunyai hubungan yang sangat baik dengan unsur-unsur tersebut. Supaya bisnis properti akan berjalan dengan mudah dan mengahsilkan keuntungan yang besar.


Sebagai gambarannya seperti ini, kalau Anda ingin mendirikan bisnis tersebut pastilah Anda harus mendapatkan izin dari pemerintah setempat. Dan jika Anda sudah memiliki izin tersebut maka barulah usaha Anda bisa berjalan. Selanjutnya adalah investor. Jika Anda ingin tidak terlalu terbebani dengan modal yang besar maka kerja sama dengan investor sangatlah diperlukan untuk memberikan modal kepada Anda. Selanjutnya adalah kintraktor, kontraktor disini berfungsi untuk membangun properti yang akan Anda jadikan sebagai bisnis. Dan setelah proyek tersebut selesai Anda juga sangat membutuhkan seorang marketing pemasaran supaya investasi Anda sampai ke tangan konsumen. Dan yang paling penting adalah konsumen, percuma saja kalau tidak ada konsumen siapa yang akan membeli coba. Selanjutnya macam-macam dari bisnis yang dimaksud adalah sebagai berikut.

#1. Residensial atau tempat hunian

Residen atau tempat hunian adalah bangunan yang difungsikan sebagai tempat tinggal atau hunian. Jadi semua bangunan yang fungsinya sebagai tempat hunian maka masuk dalam tipe ini. Bangunan yang termasuk tipe ini adalah perumahan, rumah susun, apartemen, kos-kosan, villadan lain sebagainya.

#2. Bangunan komersil atau tempat usaha

Yang dimaksud dengan bangunan komersil adalah tipe bangunan yang difungsikan sebagai keperluan komersil atau bisnis. Contoh dari bangunan jenis ini adalah gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, restoran, cafe, tempat karaoke, gedung pelayanan tempat hunian komersial.

#3. Bangunan industri

Jenis bangunan yang difungsukan untuk keperluan industri. Contoh bangunan tipe ini adalah pabrik. 

#4. Bangunan untuk infrastruktur pergudangan, Pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya.

Karena bangunan ini fungsinya adalah untuk menunjang keperluan perdagangan, pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya, maka semua bangunan yang fungsinya seperti itu bearti merupakan tipe properti jenis ini.

#5. Property untuk tujuan khusus

Maksudnya adalah jenis properti yang memang fungsinya khusus untuk memenuhi kebutuhan masayarakat tetapi dengan mempunyai sifat kekhususan. Cintohnya seperti bandara, sekolah, tempat ibadah, bioskop, terminal, stasiun, ruang pertumuan, dan lain sebagainya.
Jadi pada dasarnya bisnis properti adalah usaha yang bergerak dibidang tanah dan juga bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut. Adapun jenis dari proiperti ada 5 tipe kyang sudah di jelaskan di atas.

Leave a Reply